Dulu ketika saya masih kecil, bahasa pemrograman yang ada dan saya tahu masih sedikit. Bahasa pemrograman itu adalah BASIC, Pascal, C, dll. Ketika saya menginjak college IT, saya mulai belajar adanya bahasa pemrograman Visual Basic, Visual C++. Saya juga mulai mengenal bahasa jaman dulu yang namanya COBOL. Kemudian di kuliah tingkat 2 saya mulai mengenal bahasa HTML, PHP dan juga Java. Di tengah pembelajaran autodidak saya sendiri, saya juga mulai terbuka adanya Web Programming seperti ASP, JSP. Dan tahun 2002, saya juga mulai belajar .NET dari Microsoft. Ada Visual Basic .NET, Visual C++ .NET, Visual C# .NET dan ASP .NET. Dan dalam diskusi dengan kawan-kawan masih banyak bahasa programan yang tidak saya kenal seperti Fortran, Phyton, Ruby the Rail, dsb. Saya juga mengenal adanya Gizmox Visual Web Gui yang berintegrasi dengan Visual Studio .NET dan menggunakan bahasa pemrograman Visual C# dan Visual B. Sekarang ini jaman makin mulai bergeser ke dunia mobile. Di sana makin banyak android prograasicmming. Bila membayangkan banyaknya bahasa pemrograman ini membuat kita seharusnya merasa sadar bahwa begitu banyak yang harus dan bisa dipelajari. Tetapi di lain sisi, ini juga membuka pikiran kita bahwa adanya banyak keragaman di dalam bahasa pemrograman. Tidak mungkin bisa kita kuasai semua bahasa yang begitu banyak itu beserta library-librarynya. Sekarang ini dunia programming sudah makin spesialisasi dan khusus. Karena itu ada baiknya kita mendalami satu atau dua bahasa secara mendalam dan tidak berpindah-pindah belajar bahasa programan terus menerus tetapi tidak ada yang dalam. Kira-kira begitu pendapat saya. Namun tentu di dalam dunia IT yang semakin berkembang, kita terus dituntut untuk belajar.

 

Jeffrey Lim, B.Comp, M.C.S