Tulisan oleh Yohanes  ( Programmer : http://blog.compactbyte.com/ )

Salah satu pertanyaan yang sering diajukan ke saya adalah: berapa harganya membuat aplikasi mobile. Jawaban saya biasanya: tergantung aplikasinya, tapi minimal beberapa juta (ini benar-benar minimal, untuk aplikasi statik sangat sederhana sekali), biasanya angka yang saya sebutkan adalah belasan atau puluhan juta, dan kadang sampai ratusan juta. Sebagian terkejut dengan angka ini, tapi ini bukan angka yang mengada-ada, Anda bisa mencari-cari di berbagai artikel lokal ataupun berbahasa Inggris. bahwa angka ini sangat wajar

Sebelum Anda membaca panjang lebar, coba salah satu web yang memperkirakan biaya pembuatan app. Lalu kembali ke sini untuk mengetahui kenapa bisa semahal itu. Untuk yang malas mengklik, estimasi biaya minimum lebih dari 2000 USD, dan umumnya lebih dari 20 ribu USD.

Saat ini saya sendiri tidak banyak mengembangkan aplikasi mobile, tapi cukup mengenal dunianya. Saya akan menjelaskan secara sederhana proses pembuatan dan penerbitan aplikasi ini, supaya sebagai orang yang meminta pembuatan aplikasi bisa mengerti. Ceritanya agak panjang, tapi saya harap tidak terlalu teknis.

Sebagai catatan: saya hanya akan membahas aplikasi yang dideploy via app store (sebagian besar aplikasi disebarkan dengan cara ini). Di bagian akhir akan saya singgung sedikit mengenai pendekatan non-app store.

Dulu ketika saya masih kecil, bahasa pemrograman yang ada dan saya tahu masih sedikit. Bahasa pemrograman itu adalah BASIC, Pascal, C, dll. Ketika saya menginjak college IT, saya mulai belajar adanya bahasa pemrograman Visual Basic, Visual C++. Saya juga mulai mengenal bahasa jaman dulu yang namanya COBOL. Kemudian di kuliah tingkat 2 saya mulai mengenal bahasa HTML, PHP dan juga Java. Di tengah pembelajaran autodidak saya sendiri, saya juga mulai terbuka adanya Web Programming seperti ASP, JSP. Dan tahun 2002, saya juga mulai belajar .NET dari Microsoft. Ada Visual Basic .NET, Visual C++ .NET, Visual C# .NET dan ASP .NET. Dan dalam diskusi dengan kawan-kawan masih banyak bahasa programan yang tidak saya kenal seperti Fortran, Phyton, Ruby the Rail, dsb. Saya juga mengenal adanya Gizmox Visual Web Gui yang berintegrasi dengan Visual Studio .NET dan menggunakan bahasa pemrograman Visual C# dan Visual B. Sekarang ini jaman makin mulai bergeser ke dunia mobile. Di sana makin banyak android prograasicmming. Bila membayangkan banyaknya bahasa pemrograman ini membuat kita seharusnya merasa sadar bahwa begitu banyak yang harus dan bisa dipelajari. Tetapi di lain sisi, ini juga membuka pikiran kita bahwa adanya banyak keragaman di dalam bahasa pemrograman. Tidak mungkin bisa kita kuasai semua bahasa yang begitu banyak itu beserta library-librarynya. Sekarang ini dunia programming sudah makin spesialisasi dan khusus. Karena itu ada baiknya kita mendalami satu atau dua bahasa secara mendalam dan tidak berpindah-pindah belajar bahasa programan terus menerus tetapi tidak ada yang dalam. Kira-kira begitu pendapat saya. Namun tentu di dalam dunia IT yang semakin berkembang, kita terus dituntut untuk belajar.

 

Jeffrey Lim, B.Comp, M.C.S

 

Bahasa pemrograman Basic dibuat dengan satu tujuan yaitu sebagai bahasa awam antara pengguna komputer yang langsung berinteraksi dengan komputer. Singkatan dari BASIC adalah Beginners’ All purpose Symbolic Instruction Code. Pembuat bahasa pemrograman Basic adalah John G. Kemeny yang adalah profesor dair Darthmouth College dan juga Thomas E. Kurtz pada tahun 1960.

Bahasa komputer awam dikenal dengan nama bahasa tingkat tinggi (high level language) atau bahasa yang mempunyai orientasi kepada pemecahan masalah (problem oriented language).

Di dalam bahasa pemrograman problem oriented language lainnya, untuk membuat program yang paling sederhanapun tetap diperlukan program yang cukup memadai. Tetapi dengan bahasa pemrograman problem oriented language Basic, tiap orang dapat membuat program-program sederhaan hanya dengan pengetahuan bahasa Basic yang mudah dimengerti. Bahasa pemrograman Basic relatif lebih mudah dipahami dan dimengerti.

Bahasa pemrograman Basic sudah mengalami banyak perkembangan sejak awalnya Basic yang masih standar. Sekarang ini telah banyak jenis dan versi serta perkembangan dari bahasa pemrograman Basic.

Jenis-jenis bahsa Basic antara lain :   
Applesoft BASIC
CBASIC
IBASIC
GBASIC
MBASIC
KBASIC
BASIC ISAM
BASICA
Power BASIC
QBASIC
GW BASIC
VISUAL BASIC
Dan sebagainya

BASICA merupakan jenis bahasa pemrograman Basic yang dikembangkan oleh perusahaan perangkat lunak yaitu Microsoft. BASICA  dikembangkan untuk microprosesor Intel 8086, 80286, dan 08386. Sistem operasi IBM PC DOS dan MS-DOS adalah sistem informasi yang dibuat untuk microprosessor tersebut. Ciri-ciri dari sistem operasi DOS mempunyai bentuk tampilan.
The IBM Personal Computer DOS
Version 3.30 © Copyright International Business Machine Corp 1981, 1987
© Copyright Microsoft Corp 1981, 1986
A>

Bentuk tampilan “A>” menunjukkan bahwa posisi anda sekarang berada di sistem operasi DOS. Basica dapat dipanggil dalam kondisi ini.

Cara memanggil Basic

Supaya kita dapat menjalankan program-program yang sudah dibuat oleh bahasa Basic, maka intepreter  Basic harus sudah dipasang dulu di memori komputer. Bila interpreter Basic masih berada di disket, maka harus dipanggil untuk kemudian dipindahkan ke memori komputer. Interpreter ini dapat dipanggil dengan beberapa cara, antara lain :

A>    Basica

Setelah mengetik dengan menulis Basica, kemudian tekan tombol Enter dan selanjutnya di layar akan tampil
The IBM Personal Computer Basic
Version A3.35 Copyright IBM Corp. 1987
60327 Bytes free
Ok

Setelah interpreter Basica dipanggil dan telah masuk ke dalam memori komputer maka akan tampak mengenai versi dari bahasa BASICA yang digunakan, hak cipta pembuatnya, tahun, sisa memori komputer dan yang terakhir  adalah tulisan OK. Tulisan “OK” menunjukkan bahwa BASICA telah siap untuk menerjemahkan program-program yang akan dibuat dan yang akan dijalankan.

Cara lain memanggil interpreter BASICA adalah sebagai berikut :

A>    Basica contoh

Cara ini dilakukan bila kita hendak memanggil interpreter BASIC dan langsung memproses program dalam bahasa Basic yang telah tersimpan di dalam file. Pada contoh di atas, program yang langsung dijalankan adalah program dengan nama file Contoh.BAS

Beberapa waktu di dalam hidup saya, saya pernah terlibat di dalam menjadi pengajar programming untuk anak-anak dan juga beberapa mengajar dalam bimbingan skripsi S1 anak kuliahan. Dan saya berpendapat bahwa mengajar itu sesuatu yang hal menyenangkan dan mempunyai banyak keuntungan. Di dalam mengajar anak-anak mengerti programming maka saya mendapatkan energi dari antusias anak. Ini membuat hidup menjadi gairah dan merasa terisi. Dan dari mengajar bimbingan skripsi mahasiswa S1 ini membuat saya kembali belajar banyak mengenai dunia IT. Skripsi S1 mahasiswa Ilmu Komputer biasanya banyak variasinya. Ada yang membuat sistem informasi. Ada yang membuat image processing. Ada yang hanya membantu menyelesaikan algoritma programming. Tetapi dari semuanya ini, saya kembali mereview pelajaran-pelajaran yang pernah saya pelajari. Di dalam mengajar maka kita belajar banyak. Dan ada sukacita tersendiri ketika selain kita menjadi berkat bagi orang lain juga ketika kita tahu bahwa kita maju di dalam belajar.

Jeffrey Lim, B.Comp, M.C.S